Tidak
asing lagi bagi kita dengan tanaman bunga kamboja (adenium) yang
biasanya sering kita jumpai di tempat pemakaman. Walaupun bunga ini
sering kita jumpai di tempat yang menurut sebagian banyak orang
menyeramkan, namun jika kita memperhatikan dengan seksama, tanaman ini
terlihat sanga cantik dan indah, dan juga harum. Bunga kamboja dapat
juga ditanam sebagai tanaman hias di sekitar rumah kita. Tumbuhan ini
berasal dari beberapa tempat di dunia, seperti dataran Amerika, Asia
Barat, dan Afrika.
Tanaman ini tergolong tanaman yang dapat
hidup dengan jangka waktu yang panjang, bahkan bisa hingga ratusan
tahun. Selain itu, tumbuhan ini dapat hidup tanpa curahan hujan dalam
jangka waktu yang cukup lama. Hal tersebut dikarenakan jenis bunga ini
dapat menyimpan cadangan air dengan jumlah yang cukup besar pada seluruh
bagian tanaman.
Jenis-jenis Bunga Kamboja
Ada berbagai macam variasi dari bunga
kamboja, diantaranya adalah adenium windmill, adenium swazicum, adenium
waterfall, adenium obesum, adenium multiflorum, adenium white knight,
adenium boehmianum.
Ciri-ciri Bunga Kamboja
Ada beberapa cirri-ciri yang dapat kita
ketahui jika kita memperhatikan dengan seksama. Pada umumnya, bunga ini
memiliki warna putih yang dominan dan merah keunguan pada mahkota
bunganya. Bunga ini pun mempunyai harum yang khas. Daun tanaman ini
berwarna hijau, berbentuk lonjong dengan ujung yang meruncing dan yang
membulat. Batang utamanya sangat keras, namun kayu pada cabang-cabangnya
tergolong lunak dan bergetah. Tanaman ini dapat tumbuh cukup tinggi
hingga setinggi 6 meter. Tanaman ini dapat tumbuh sepanjang tahun.
Manfaat Bunga Kamboja
Selain bentuknya yang indah,
ternyata tanaman ini pun mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh
kita. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan tanaman
ini, adalah seperti: kaki pecah-pecah, kencing nanah, gigi berlubang,
sakit disentri atau mencret, dan sakit bisul.
Adapun manfaat lainnya dari tanaman ini adalah
- sebagai antibiotik. Getah daun bunga kamboja memiliki beberapa kandungan seperti tanin, flavonoid, alkaloid, dan tripterpenoid. Kandungan tersebut bersifat racun di dalam batang bunga kamboja. Racun tersebut dapat digunakan sebagai antibiotik dan mematikan kuman, asal digunakakan dengan dosis dan takaran yang tepat.
- teh bunga kamboja. Bunga kamboja yang diseduh bersama teh dipercaya dapat memberikan manfaat yang baik bagi pencernaan.
- pelengkap sayuran. Bunga kamboja yang digunakan sebagai pelengkap sayuran, dapat memberikan aroma lebih sedap, dan juga baik untuk efek terapi dan kesehatan.
Membudidayakan Tanaman Kamboja
Setelah mengetahui banyak manfaat yang
bisa diperoleh dari bunga kamboja, saatnya bagi anda untuk mulai
membudidayakan tanaman ini. Anda dapat dengan mudah melakukan teknik
budidaya tanaman kamboja. Anda dapat menanamnya dengan mudah. Cara
menanamnya adalah pertama-tama anda siapkan pohon kamboja yang dibungkus
oleh kontainer, yang dapat anda buat dari karung atau polybag, lalu isi
kontainer dengan 100 hingga 200 liter tanah.
Lalu, anda buat lubang berukuran 120×120
cm dengan kedalaman 80 hingga 100 cm. anda harus pastikan lubang yang
digali tidak ada kotoran seperti kerikil, beton, dan sebagainya. Lalu
tanam kamboja dengan kontainer yang masih menempel. Penanaman sangat
mudah sehingga anda dapat menanamnya untuk mempercantik halaman rumah
anda.
Perawatan Tanaman Kamboja
Untuk melakukan perawatan tanaman ini
tidaklah sulit. Anda dapat memeliharanya dengan cara menanam di bawah
intensitas sinar matahari langsung supaya bunganya dapat tumbuh dengan
sempurna. Lalu anda dapat memangkas daunnya agar terlihat rapi. Pastikan
untuk anda menghindarkan tanaman ini dari hama utama, yaitu sejenis
serangga atau tungau. Biasanya serangga tersebut bersarang di bawah
daun. Selain itu, anda dapat pula memastikan apakah tanaman kamboja ini
sudah cukup air dengan melihat air yang keluar dari bawah pot. Jika
sudah keluar, itu menandakan bahwa cadangan air yang tersimpan sudah
sukup penuh.
Sekian Dari Saya Salam..